Sriwijaya FC mengakhiri perburuan pemainnya. Sampai hari terakhir pembukaan jendela transfer pemain, Jumat (15/10), klub berjuluk 'Laskar Wong Kito' tersebut melakukan penandatangan kontrak dengan tiga pemain baru, yakni dua pemain asing dan satu pemain lokal.
Bertempat di Sekretariat Sriwijaya, manajemen Sriwijaya melakukan penandatangan kontrak dengan satu pemain lokal, Muhammad Rifky. Mantan pemain Persiba Balikpapan tersebut melengkapi posisi pemain depan Sriwijaya yang kerap krisis pemain
Hendri menjelaskan, beberapa waktu lalu, pelatih Ivan Kolev meminta manajemen mendatangkan striker lokal, karena sedang krisis pemain depan dan manajemen mendatangkan Muhammad Rifky. Keinginan Ivan Kolev meminta manajemen merekrut striker lokal untuk mengatasi absennya beberapa pemain depan yang cedera pada laga melawan PSM Makassar 17 Oktober 2010.
Pemain depan Sriwijaya yang mengalami cedera adalah Budi Sudarsono, Arif Suyono, Okto Maniani, dan satu pemain asing Keith Kayamba Gumbs memperkuat tim nasional St Kitts & Nevis.
Selain mengontrak satu pemain lokal Muhammad Rifky, dua pemain asing untuk kuota pemain asing Asia dan non-Asia juga telah menandatangani kontrak dengan manajemen Sriwijaya. Dua pemain asing tersebut adalah Yong Jie Mu (Cina) dan Therry Gathuesi (Prancis).
republika.co.id
Jumat, 15 Oktober 2010
Kamis, 07 Oktober 2010
SFC Seleksi Pemain Iran
Setelah mendatangkan dua pemain asing seleksi, Luis Alejandro Pena (Chili) dan Thierry Gathuessi (Prancis) ke Palembang, Selasa kemarin, hari ini, Sriwijaya FC kembali kedatangan pemain seleksi.
Adalah gelandang timnas Iran Ebrihimi Pejam yang kali ini mencoba peruntungan di Sriwijaya FC dengan mengikuti seleksi di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Rabu (6/10).
Ebrihimi sebelumnya memperkuat Aboomoslem FC dengan posisi sebagai gelandang bertahan, dan telah memperkuat timnas Iran sejak tahun 2007 hingga sekarang.
Pelatih Ivan Kolev mengatakan, pemain itu akan diseleksi selama beberapa hari ke depan, dengan diikutsertakan dalam latihan tim bersama para pemain Sriwijaya Football Club (SFC) yang sudah dikontrak.
"Pemain asal Iran ini diproyeksikan untuk mengisi kuota satu orang pemain asing Asia SFC yang hingga kini masih kosong," kata pelatih asal Bulgaria ini.
"Sementara ini baru ada tiga pemain seleksi yang didatangkan manajemen SFC untuk memenuhi kuota pemain asing yang masih tersisa. Rencananya akan ada tiga pemain lagi yang akan datang dalam satu atau dua hari ini," katanya.
Kolev menyebutkan, ketiga pemain itu adalah Felix Ferante (gelandang asal Australia), Fumiya Kobayashi (pemain belakang asal Jepang), dan Audi (pemain belakang asal Kenya).
"Saya baru bisa mengetahui kemampuan ketiga pemain seleksi ini setelah kurang lebih setelah empat kali bergabung dalam latihan. Tunggulah dalam dua atau tiga hari lagi akan diberitahukan lulus atau tidak," kata Kolev.
Hingga kini SFC masih belum memenuhi kuota lima pemain asing yang diberikan PT Liga Indonesia.
Laskar Wong Kito masih menyisakan tempat kosong, masing-masing untuk satu orang pemain asing non-Asia dan pemain asing Asia.
Goal.com
Adalah gelandang timnas Iran Ebrihimi Pejam yang kali ini mencoba peruntungan di Sriwijaya FC dengan mengikuti seleksi di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Rabu (6/10).
Ebrihimi sebelumnya memperkuat Aboomoslem FC dengan posisi sebagai gelandang bertahan, dan telah memperkuat timnas Iran sejak tahun 2007 hingga sekarang.
Pelatih Ivan Kolev mengatakan, pemain itu akan diseleksi selama beberapa hari ke depan, dengan diikutsertakan dalam latihan tim bersama para pemain Sriwijaya Football Club (SFC) yang sudah dikontrak.
"Pemain asal Iran ini diproyeksikan untuk mengisi kuota satu orang pemain asing Asia SFC yang hingga kini masih kosong," kata pelatih asal Bulgaria ini.
"Sementara ini baru ada tiga pemain seleksi yang didatangkan manajemen SFC untuk memenuhi kuota pemain asing yang masih tersisa. Rencananya akan ada tiga pemain lagi yang akan datang dalam satu atau dua hari ini," katanya.
Kolev menyebutkan, ketiga pemain itu adalah Felix Ferante (gelandang asal Australia), Fumiya Kobayashi (pemain belakang asal Jepang), dan Audi (pemain belakang asal Kenya).
"Saya baru bisa mengetahui kemampuan ketiga pemain seleksi ini setelah kurang lebih setelah empat kali bergabung dalam latihan. Tunggulah dalam dua atau tiga hari lagi akan diberitahukan lulus atau tidak," kata Kolev.
Hingga kini SFC masih belum memenuhi kuota lima pemain asing yang diberikan PT Liga Indonesia.
Laskar Wong Kito masih menyisakan tempat kosong, masing-masing untuk satu orang pemain asing non-Asia dan pemain asing Asia.
Goal.com
Rabu, 06 Oktober 2010
Seleksi Pemain Asing Sriwijaya FC
Dua pemain asing, Luis Alejandro Pena (Cile) dan Thierry Gathuessi (Prancis) mengikuti seleksi pemain Sriwijaya Football Club musim kompetisi 2010-2011 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Selasa (5/10).
Pelatih Ivan Kolev mengatakan, kedua pemain itu akan diseleksi selama beberapa hari ke depan untuk diketahui kemampuan fisik dan tekniknya. "Kedua pemain itu diproyeksikan untuk mendapatkan kuota satu orang pemain asing non-Asia yang masih kosong," kata Kolev.
Dia menambahkan, selain dua pemain itu, manajemen SFC juga akan mendatangkan pemain seleksi lainnya mengingat hingga kini baru memiliki tiga pemain asing.
"Memang hari ini baru dua pemain asing yang hadir, sementara pemain asing lainnya segera menyusul. Pemain asal Jepang dan Australia masih ikut kompetisi, sedangkan pemain asal Kenya kemungkinan Senin (11/10) akan tiba di Palembang," ujar Kolev.
Dia menyebutkan pemain itu, Felix Ferante (gelandang asal Australia), Fumiya Kobayashi (pemain belakang asal Jepang), dan Audi (pemain belakang asal Kenya).
"Saya baru bisa mengetahui kemampuan kedua pemain seleksi ini setelah kurang lebih empat kali latihan. Tunggulah dalam dua atau tiga hari lagi akan diberitahukan lolos atau tidak," katanya.
Hingga kini SFC masih belum memenuhi kuota lima pemain asing yang diberikan PT Liga Indonesia. SFC masih menyisakan tempat kosong untuk masing-masng satu orang pemain asing non-Asia dan pemain asing Asia.
Sementara itu Thierry Gathuessi mengaku berminat berlabuh di SFC, karena meyakini klub asal Sumsel ini adalah klub yang bagus. "Saya baru tiba di Palembang sore ini ditemani agen dan langsung mengikuti latihan bersama tim," katanya.
Agen Gathuessi, Mustika Ratna mengatakan pemain yang dihadapkannya ke manajemen SFC adalah yang berkualitas sesuai dengan keinginan pelatih Ivan Kolev.
"Sebelum menjadi warga Negara Prancis, Thierry telah sepuluh kali memperkuat timnas Kamerun. Sepuluh tahun yang lalu dia dinatularisasi menjadi warga Prancis," kata dia.
metrotvnews.com
Sabtu, 02 Oktober 2010
Sriwijaya FC Terbaik Di Indonesia
Memang tak dapat disangkal lagi, bahwa SFC adalah Tim terbaik saat ini yang ada di Indonesia. Walaupun terhitung klub yang masih baru di pentas Sepak Bola Indonesia, tapi SFC mampu menunjukkan kualitasnya sebagai Tim Juara.
Terbukti dengan mengukir sejarah baru di Indonesia, yaitu mampu menjuarai Dua kompetisi dalam satu musim. Terlebih lagi mampu mencetak hatrick Piala Indonesia Tiga tahun berturut-turut.
Sriwijaya FC juga masih tak puas dengan gelar-gelar tersebut, kini SFC telah mengkoleksi semua trofi yang bergulir di Indonesia.
Yaitu, Piala Liga Indonesia, Piala Indonesia, Inter Island Cup (IIC), dan Community Shield (CS).
Tak hanya di kompetisi dalam negeri, SFC sekarang masuk dalam urutan Terbaik Klub Sepak Bola di Dunia versi IFFHS (International Federation of Footbal History & Statistik).
Sriwijaya FC masuk dalam peringkat ke-221 dari sebelumnya peringkat ke-345. Sungguh prestasi yang membanggakan.
Di level Asia Sriwijaya FC masuk dalam urutan ke-22.
Terbukti dengan mengukir sejarah baru di Indonesia, yaitu mampu menjuarai Dua kompetisi dalam satu musim. Terlebih lagi mampu mencetak hatrick Piala Indonesia Tiga tahun berturut-turut.
Sriwijaya FC juga masih tak puas dengan gelar-gelar tersebut, kini SFC telah mengkoleksi semua trofi yang bergulir di Indonesia.
Yaitu, Piala Liga Indonesia, Piala Indonesia, Inter Island Cup (IIC), dan Community Shield (CS).
Tak hanya di kompetisi dalam negeri, SFC sekarang masuk dalam urutan Terbaik Klub Sepak Bola di Dunia versi IFFHS (International Federation of Footbal History & Statistik).
Sriwijaya FC masuk dalam peringkat ke-221 dari sebelumnya peringkat ke-345. Sungguh prestasi yang membanggakan.
Di level Asia Sriwijaya FC masuk dalam urutan ke-22.
Jumat, 01 Oktober 2010
Julio Cesar Tidak Lulus Verifikasi
Penyerang asal Brazil yang direkrut Sriwijaya Football Club beberapa waktu lalu, Julio Caesar, dinyatakan PT Liga Indonesia tidak lulus verifikasi.
"Julio dinyatakan tidak lulus verifikasi. Keputusan itu telah final hari ini dan artinya dia tidak bisa menjadi pemain Sriwijaya FC," kata Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri Hendri Zainuddin di Palembang, Jumat.
Dia menerangkan, mantan pemain Metalurh Donestk (Ukraina) ini tidak diloloskan oleh PT Liga Indonesia karena terdata lebih banyak bermain di Divisi II, sementara untuk bermain di Liga Indonesia, pesepakbola asing setidaknya harus memperkuat Divisi I.
"Kita mau banding, namun tidak juga diterima, sebab pihak PSSI tidak bisa lagi memberikan solusi, sebab dia hanya bermain 50 persen di klub lamanya dan dianggap tidak layak," kata dia.
Menurut Hendri, berdasarkan penjelasan BLI, striker bidikan Ivan Kolev itu hanya bermain dalam beberapa pertandingan di tim A Metalurh Donest.
"Ternyata Julio lebih banyak berkutat di kompetisi kelas II Ukraina karena dipinjamkan ke tim B Metarlurh Donestk musim lalu. Sementara di tim A sangat sedikit sekali," ungkapnya.
Manajemen SFC akan mencari pemain lain dengan menghubungi sejumlah agen pemain bola.
"Dengan tidak bisa dipakainya Julio, artinya SFC baru diperkuat oleh tiga pemain asing, Keith Kayamba Gumbs, Park Jung Hwan, dan Claudiano Do Santos," katanya.
Dia melanjutkan, dua kuota pemain asing lain belum terisi adalah seorang pemain asal Asia dan seorang non-Asia.
"Julio dinyatakan tidak lulus verifikasi. Keputusan itu telah final hari ini dan artinya dia tidak bisa menjadi pemain Sriwijaya FC," kata Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri Hendri Zainuddin di Palembang, Jumat.
Dia menerangkan, mantan pemain Metalurh Donestk (Ukraina) ini tidak diloloskan oleh PT Liga Indonesia karena terdata lebih banyak bermain di Divisi II, sementara untuk bermain di Liga Indonesia, pesepakbola asing setidaknya harus memperkuat Divisi I.
"Kita mau banding, namun tidak juga diterima, sebab pihak PSSI tidak bisa lagi memberikan solusi, sebab dia hanya bermain 50 persen di klub lamanya dan dianggap tidak layak," kata dia.
Menurut Hendri, berdasarkan penjelasan BLI, striker bidikan Ivan Kolev itu hanya bermain dalam beberapa pertandingan di tim A Metalurh Donest.
"Ternyata Julio lebih banyak berkutat di kompetisi kelas II Ukraina karena dipinjamkan ke tim B Metarlurh Donestk musim lalu. Sementara di tim A sangat sedikit sekali," ungkapnya.
Manajemen SFC akan mencari pemain lain dengan menghubungi sejumlah agen pemain bola.
"Dengan tidak bisa dipakainya Julio, artinya SFC baru diperkuat oleh tiga pemain asing, Keith Kayamba Gumbs, Park Jung Hwan, dan Claudiano Do Santos," katanya.
Dia melanjutkan, dua kuota pemain asing lain belum terisi adalah seorang pemain asal Asia dan seorang non-Asia.
Langganan:
Postingan (Atom)

